counter easy hit

Terselubung

Blog Terselubung

Ritual Kematian Paling Mengerikan di Dunia



Kematian itu pasti. Dan semua makhluk yang hidup pasti akan mengalaminya, termasuk manusia. Setelah mati, maka jasad manusia akan dikebumikan dengan cara yang telah ditetapkan oleh kepercayaan masing-masing. Namun nampaknya, sebuah ritual pemakaman yang akan segera kita bahas sebentar lagi ini memiliki aura yang berbeda bahkan cenderung begitu menyeramkan. Sebab, ritual pemakaman tersebut lain daripada ritual pemakaman yang biasanya dilakukan oleh kebanyakan orang. Lantas? Bagaimana ritual tersebut bisa begitu menyeramkan? Yuk, simak ulasan lengkapnya berikut ini.

1. Bakar Diri (Suttee) (India)

Salah satu ritual pemakaman paling menyeramkan yang pernah dilakukan oleh manusia adalah ritual bakar diri (Sutte) yang dilakukan oleh warga India sejak zaman dulu kala. Tradisi yang juga kerap disebut Sanskrit sati (Istri yang Suci) ini merupakan sebuah ritual yang mengharuskan para janda rela membaringkan dirinya sendiri di samping jasad suaminya dan dibakar hidup-hidup. Sebenarnya, Sutte sudah mulai dihentikan saat Inggris datang ke Negeri Bollywood tersebut pada tahun 1829 silam. Saat itu, larangan pengadaan ritual Suttee telag dilarang namun oleh minoritas wanita India ritual ini tetap dijalankan hingga tahun 1981 silam. Lantas? Mengapa para wanita India rela melakukan hal yang tentunya sangat menyakitkan bagi manusia yang masih bernyawa? Rupanya pada masa lalu, wanita yang telah menyandang status janda akan dengan otomatis kehilangan status sosial mereka. Pada masa lalu, janda kerap dianggap sebagai seorang wanita yang tidak suci yang pantas dijauhi dan dibenci. Oleh sebab itu, wanita-wanita yang hidup pada zaman itu pun kemudian memutuskan untuk meninggal disamping jasad suaminya daripada hidup terhina sebagai seorang janda.

2. Memukikan Diri Sendiri Hingga 2000 Hari (Jepang)

Selain Sutte ada pula ritual kematian menyeramkan lainnya yang unik untuk dibahas. Ya, ritual ini kerap dilakukan oleh warga Jepang sejak zaman dulu. Warga Jepang saat itu percaya apabila menjadi mumi tak perlu membuat seseorang menunggu ajal itu tiba. Ritual yang menyeramkan ini kemudian dilarang untuk dilakukan di awal tahun 1900-an. Lantas? Seperti apa ritual memumikan tersebut dilakukan?

Ya, ritual ini dapat dilakukan dengan cara memukikan diri sendiri hingga 2.000 hari sampai menunggu tubuh menjadi kering dan mati dengan sendirinya persis seperti jenazah yang dimumikan. Mereka akan melunturkan seluruh lemak yang terkandung dalam tubuh hingga 1000 hari ke depan dengan cara mengkonsumsi kacang-kacangan dan biji-bijian. Jumlah lemak yang semakin sedikit dipercaya dapat menurunkan tingkat kelembaban tubuh. Setelah berhasil menghilangkan lemak, mereka kemudian berusaha mengilangkan air yang terkandung di dalam tubuh selama 1000 hari berikutnya. Caranya cukup ekstrim, mereka akan mengkonsumsi kulit kayu kecil serta teh khusus yang telah mengandung racun. Dengan begitu, maka orang yang tengah dimumi tersebut akan mengalami diare parah disertai muntah. Racun tersebut harus dikonsumsi agar hati tidak ditumbuhi oleh cacing. Kematian memang rahasia dari Tuhan. Sebab hanya Tuhan lah yang tahu kapan manusia tersebut akan menemui ajalnya. Tetap saja, walaupun telah mengalami kondisi yang sangat mengerikan, tak sedikit pula orang yang gagal meninggal setelah melakukan ritual ini.

3. Membedah Mayat (Tibet)

Satu lagi ritual kematian yang sangat menyeramkan. Ritual ini dilakukan oleh warga Tibet. Tradisi lama yang telah ada di Tibet adalah membawa jenazah ke atas puncak gunung kemudian memotong-motongnya hingga menjadi beberapa bagian dan memberikan potongan-potongan tersebut pada burung pemakan bangkai. Wah? Sadis sekali bukan? Lantas mengapa warga Tibet begitu tega melakukan hal tersebut? Ternyata, warga Tibet percaya bahwa tubuh manusia merupakan sebuah wadah yang mengangkut jiwa. Setelah jiwa yang ada di dalam tubuh tersebut pergi, maka tubuh yang sudah tak bernyawa tersebut lebih baik diberikan pada makhluk hidup lainnya. Sebab masa reinkarnasi akan terjadi di masa yang akan datang.



Updated: Agustus 13, 2016 — 8:30 pm
Terselubungi.Com © 2014