Terselubung

Blog Terselubung

Pria Ini Bersepeda 3000 KM Untuk Makan Sampah

aktivis-dari-perancis-bersepeda-3-000-km-untuk-pungut-makanan-dari-sampah-a5b3

Terselubungi.com – Bersepeda memang menjadi salah satu aktivitas olah raga yang menyenangkan. Namun , berbeda dengan kegiatan bersepeda seorang aktivis 25 tahun asal Perancis ini rela bersepeda hingga menempuh jarak  perjalananan 3.000 km dari Paris ke Warsawa hanya demi memunguti makanan dari sampah untuk dikonsumsi.

Baptiste Dubanchet seorang pria yang berasal dari kota Tours, Perancis ini kebanyakan memunguti makanan yang dibuang ke tempat sampah berupa makanan cepat saji yan berasal dari supermarket.

Alih – alih kegitannya memungut makanan dari sampah ini karena ia ingin mencuri perhatian dunia dengan kampanye anti pemborosan makanan. Karena di beberapa wilayah diketahui masih banyak orang miskin yang membutuhkan makanan. Contohnya  dibeberapa wilayah di Asia Tenggara, Tahiti, dan Kolombia.

loading...

“Mereka tidak punya pilihan, mereka tidak memilih untuk miskin. Jadi, saya pun memutuskan untuk melakukan sesuatu, untuk menunjukkan seberapa banyak makanan yang telah kita buang,” ungkap Baptiste.

9b8a8-protes-pungut-makanan-dari-sampah

Dengan melihat keadaan masyarakat yang terlarut dalam kemiskinan tersebut, Baptiste lebih semangat dalam menjalankan misinya yang didasari pada program Parlemen Eropa.

Baptise mengumpulkan makanan sebanyak mungkin yang di pungutnya dari tong sampah itu, ia berkampanye di beberapa kota dan saat ini telah mengunjungi Luksemburg, Belgia, Belanda, Republik Ceko, dan Jerman. Di Jerman, dia telah menyambangi beberapa kota, termasuk Duesseldorf, Frankfurt, Nuremberg, Berlin, dan Cologne.

Dalam kampanyenya itu, ia mengangkat isu pemborosan makanan , walaupun ia sedikit kesulitan ketika menjelaskan maksudnya kepada pemiliki supermarket tempat dia memungut makanan itu.

Tak hanya berkampanye di beberapa kota, Baptise juga mengunjungi beberapa sekolah untuk memberikan penyuluhan tentang kesadaran membuang sampah dan dampaknya terhadap lingkungan disekitar kita.

Updated: Desember 30, 2016 — 4:30 am
Terselubungi.Com © 2014