Terselubung

Blog Terselubung

Misteri Pembunuh Tersadis, Jack The Ripper Terungkap

035021300_1410152808-JacktheRipper1888

Terselubungi.com – Jack The Ripper yang dikenal sebagai pembunuh berantai paling tersadis yang kini menjadi suatu misteri terbesar yang akan terungkap. Pembunuhan yang dilakukan Jack ini memang sangatlah sadis. Dengan memutilasi tubuh seorang pekerja seks komersial (PSK) yang dilakukan dengan memotong tenggorokan terlebih dahulu.

Misteri pembunuhan yang dilakukan oleh Jack The Ripper ini terungkap jika lenih dari 100 orang telah ia bunuh seperti kabar yang ada di Distrik Whitechapel, London, pada 1888.Bahkan diketahui juha jika Jack The Ripper ini telah membunuh lima perempuan dengan memotong leher , mengambil beberapa organ dalam, dan membuang tubuhnya di lorong-lorong Whitechapel, Inggris.

Dengan memutilasi tubuh – tubuh korban ini kabarnya Jack The Ripper adalah seorag supir truk yang memang tahu tentang anatomi bedah. Terungkapnya misteri pembunuhan sadis Jack The Ripper ini diketahui dari sampel darah yang ada diselendang Catherine Eddowes, korban The Ripper . Selendang itu ia beli dari seorang Aaron Kosminski yang merupakan seorang imigran Yahudi-Polandia berusia 23 tahun . Kominski ini melarikan diri dari eksekusi Rusia — yang saat itu menguasai negerinya. Ia datang bersama keluarganya di Inggris pada 1881 dan tinggal di Mile End Old Town.

loading...

Seiring misteri pembunuhan Jack The Ripper ini diketahui jika selendang tersebut dibeli pada tahun 2007, dari sebuah pelelangan di Bury St Edmunds, Suffolk. Sampel darah yang ada di selendang tersebut digunakan sebagai bukti untuk dilakukan tes DNA yang dibantu oleh seorang ahli biologi molekuluer, Jari Louhelainen untuk mengidentifikasi DNA korban dan sang pembunuh.

“Aku punya satu-satunya alat bukti forensik sepanjang sejarah kasus ini. Aku menghabiskan 14 tahun menyelidikinya dan telah memecahkan misteri Jack the Ripper itu. Hanya orang yang tak mau percaya yang ingin terus melestarikan mitosnya, ragu bahwa fakta bisa terkuak. Tapi sekarang, aku telah membuka kedoknya,” Ungkap Russel Edwards , sang detektif sampel darah itu seperti yang dilansir dari liputan6.com (9/9/2014).

Updated: Mei 3, 2017 — 8:30 pm
Terselubungi.Com © 2014