Terselubung

Blog Terselubung

Misteri dan Legenda Tanjakan Emen Yang Mengerikan

20140617_210718_ilustrasi-kecelakaan-maut-di-ciater

Terselubungi.com – Berita kecelakaan yang menimpa bus  rombongan siswa SMA Al Huda, Cengkareng, Jakarta Barat  yang terjadi di tanjakan Emen , Kabuaten Subang, Jawa Barat, menimbulkan keresahan warga terhadapa misteri yang ada di balik tanjakan emen tersebut.

Diketahui bahwa ternyata kecelakaan maut yang mengakibatkan 8 orang siswa meninggal dunia, 17 luka berat dan sisanya yang luka ringan itu bukan merupakan pertama kalinya. Sebelumnya ada beberapa kecelakaan maut yang juga banyak menjatuhkan korban.

Hal ini dikarenaka adanya kisah mistis di balik tanjakan yang sering di lewati orang-orang ke jurusan dari Bandung ke Subang. Kisah mistis tersebut pernah dituliskan oleh Dadan Wahyudin, ia menceritakan asal usul nama dari tanjakan emen tersebut.

loading...

Seperti dilansir tribunnews.com, Dadan menuliskan bahwa dulu ada seorang supir oplet yang disebut sebagai supir pemberani yang melewati tanjakan  ini di malam hari.

Saat itu, supir yang bernama Emen ini  tengah membawa ikan asin  dari Ciroyom Bandung menuju Subang di tahun 1964. Lalu, kendaraan Emen tersebut terbalik dan terbakar.

Emen pun terbakar hangus bersamaan dengan kendaraannya. Sejak peristiwa itulah warga sekitar meyakini bahwa arwah Emen masih gentayangan di tanjakan tersebut dan suka menggangu para supir yang sedang mengemudi.

Ada banyak peristiwa aneh yang terjadi setelah peristiwa Emen ini terjadi, seperti mobil yang terbalik, mobil yang remnya blong, mobil terperosok dan sampai mobil yang tiba-tiba mogok di tanjakan tersebut.

Pernah juga terjadi supir yang kesurupan setelah melewati tanjakan Emen ini.  Namun, tak hanya supir saja, penumpang dan orang berkendaraan bermotor pun kerap kali kesurupan saat melintasi tanjakan Emen ini.

Hal ini dipercaya atas gangguan dari arwah Emen yang mati penasaran di tanjakan tersebut.

Namun, ada yang mengataka bahwa jika ingin selamat melewati tanjakan tersebut supir harus membuat putung rokok sebagai penghormatan terhadap arwah Emen tersebut, karena dulunya Emen senang sekali merokok sambil mengemudi.

Updated: November 10, 2016 — 4:30 am
Terselubungi.Com © 2014