Terselubung

Blog Terselubung

Aktivitas Janin yang Bisa Dipantau Lewat USG

Kehadiran janin di dalam kandungan Anda pasti akan selalu hal yang hebat bagi Anda. Bagaimana tidak, dengan setiap perkembangan yang bisa Anda lihat ataupun rasakan, Anda pasti akan takjub, bagaimana bisa dia mengalami hal-hal hebat seperti itu. Ketika Anda bisa melihat perkembangannya di dalam janin, maka Andapun berusaha lebih keras agar pertumbuhan dan perkembangannya bisa tetap normal dan tidak mengalami gangguan. Dan dibalik semua itu, dia juga akan sering melakukan aktivitas yang akan membuat Anda takjub.

Berikut ini adalah aktivitas janin yang bisa Anda pantau dari USG :

  • Merasakan Cahaya dari Luar

Pada akhir trimester pertama, janin sudah bisa merasakan cahaya yang berasal dari luar tubuh ibunya. Dia bisa merasakan hal tersebut meskipun di dalam janin tidak memiliki cahaya. Saat Anda memberikan cahaya ke wajahnya, dia akan merasakan dan memberikan gerakan tertentu

  • Mendengar Suara dari Luar

Saat janin telah memasuki usia 24 minggu, dia sudah mula bisa mendengarkan suara yang berasal dari luar tubuh ibunya. Oleh karena itu, rajin-rajinlah bicara dengannya. Selain itu, dia akan mendengarkan suara dari air usus dan air ketubannya serta detak jantung Anda saat Anda berbaring dengan nyaman.

  • Belajar Menikmati Rasa Makanan

Saat kehamilan telah memasuki usia 16 minggu, janin di dalam kandungan Anda sudah mulai bisa merasakan rasa makanan melalui air ketubannya. Dia juga sudah mulai belajar untuk menghisap. Anda bisa melihat aktivitas ini saat Anda melakukan USG.

  • Sudah Bisa Menggunakan Indera Perabanya

Ketika kehamilan telah memasuki trimester kedua, biasanya janin sudah mulai bisa merasakan sentuhan pada kulitnya. Sebuah hasil penelitian menemukan bahwa ketika Anda memberi sentuhan kepada janin dengan bibir, maka dia juga akan membuka bibirnya, seolah ingin menghisap sesuatu. Dan ketika Anda menyentuhnya, dia akan memberikan respon berupa genggaman.

  • Merasakan Ketegangan Ibunya

Cobalah untuk menghindari hal-hal yang bisa membuat Anda merasa stres. Karena hal tersebut juga akan menimbulkan reaksi pada janin Anda. Saat Anda mengalami tekanan mental dan beban psikologis, maka rahim akan mengalami kontraksi. Hal ini kemudian akan membuat ketuban pecah ataupun menyebabkan terjadinya persalinan prematur.

.
Updated: September 26, 2016 — 12:30 pm
Terselubungi.Com © 2014